Tips Haji Umrah plus

Tips Haji Umrah Biro penyelenggara dan pelayanan Travel Haji Khusus/Plus kuota Depag Ri dan Umrah dengan biaya-harga murah Online di Jakarta Rahmatan Lilalamin Primasaidah PT.Happy prima Wisata menerima pendaftaran Haji ONH Plus dan Umrah Reguler, Umrah Khusus bersama mamah dedeh - Ust.Jefri Al-Bukhari (UJE) dan Umrah Plus Kairo Dubai turki/Istanbul Eropa. Tersedia Paket Umrah Rombongan bersama Keluarga, perusahaan, hadiah Umrah orangtua dan Umrah Nikah di Mekah.

Travel Haji Plus
Tampilkan postingan dengan label daftar umrah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daftar umrah. Tampilkan semua postingan
Sekarang ngurus Visa semaikn mudah

Sekarang ngurus Visa semaikn mudah


travel primasaidahTingginya animo masyarakat Muslim indonesia untuk menunaikan ibadah umrah mendapat perhatian serius dari Kedutaan Besar Arab Saudi indonesia . Semakin mudah dan lancarnya pengurusan visa diyakini turut mendorong menggeliatnya bisnis ini Ketua Umum Amphuri, Sugeng Wuryanyo mengatakan Kedubes Arab Saudi di Indonesia sangat membantu proses pengurusan visa jamaah Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah. Per hari, Sugeng mendengar paling tidak terdapat 5.000 visa jamaah umrah yang dikeluarkan pihak Kedubes tersebut. “Pihak Saudi sangat membantu proses pervisaan, jadi tidak ada kendala. Kuota umrah pun tidak ada masalah,” ujarnya.

Direktur Utama Travel primasaidah Rahmatan juga menyatakan 2.000 visa jamaah yang telah diberangkatkan sejak awal 2013 kemarin diperoleh tanpa kesulitan berarti. Meski sebelumnya sempat mendengar kabar burung pembatasan waktu umrah, Irmawati mendapati bahwa Pemerintah Arab Saudi tidak melakukan hal tersebut.

“Itu hanya isu simpang-siur. Ternyata tetap bisa, mau dua minggu, atau sepuluh hari boleh,” ujar Rahmatan. Travel primasaidah, yang sempat menutup pelayanan selama periode Syawal hingga Lebaran Haji kemarin, mengaku kebanjiran pendaftar yang sangat ingin mengunjungi Masjidil Haram di awal 2013 ini.

Meski begitu, kabar batalnya 300 calon jamaah umrah asal Jawa Timur sangat disesalkan Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Baluki Ahmad. Apalagi, jamaah tersebut ditangani oleh biro perjalanan yang belum terdaftar secara resmi di Kementerian Agama.

Padahal, jumlah jamaah umrah asal Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Untuk mencegah terulangnya kasus serupa, baik Himpuh maupun Amphuri menyambut baik rencana pemerintah untuk melakukan akreditasi biro perjalanan haji dan umrah di Tanah Air.

Akreditasi travel
Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu menyebut rencana melakukan akreditasi biro perjalanan haji dan umrah tahun ini guna melindungi calon jamaah dari travel nakal.

Ketua Komisi Pengawasan Haji dan Umrah Indonesia (KPHUI), Ade Marfuddin berharap pemberlakuan akreditasi ini bisa menertibkan travel haji dan umrah yang sudah beroperasi. Dengan rutin melakukan penilaian, pemerintah pun bisa memantau status operasional travel-travel.

“Banyak travel yang izin operasionalnya belum diperpanjang tetap berani memasang iklan di media massa. Bagi masyarakat awam yang tidak tahu, jelas ke depannya bisa sangat merugikan bila travelnya dilarang memberangkatkan jamaahnya,” kata Ade. Jangan sampai pula, tambahnya, ada travel yang iklannya masih terpampang di jalan, tapi nyatanya sudah tidak beroperasi.

Pemberian reward dan punishment juga disebut Ade layak diberlakukan sebagai bagian dari rencana akreditasi travel. Tolak ukurnya adalah laporan jamaah atas kualitas layanan yang diterimanya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dengan diumumkannya kualitas layanan sebelumnya, dia yakin informasi tersebut akan sangat bermanfaat bagi calon jamaah yang tengah mencari jasa travel haji dan umrah.

Faktor lain yang dapat dijadikan penilaian akreditasi travel, tambah Ade antara lain sistem administrasi, manajemen pelayanan serta program ibadah yang ditawarkan. “Juga bisa dilihat dari hasil laporan tahunan travel, siapa yang paling banyak memberangkatkan dan paling bagus layanannya pada jamaah?”

pelayanan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Harus lebih baik


Penyelenggaraan Haji dan Umroh
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Anggito Abimanyu menyatakan, meski BPIH 2013 turun rata-rata 90 dolar AS, pihaknya berjanji, kualitas pelayanan bagi calon jamaah haji harus lebih baik, ketika di tanah air maupun di Saudi Arabia.

"Kita senantiasa berusaha untuk memberikan pelayanan bagi Jamaah dari tahun ke tahun makin baik," kata Anggito di kantor Baznas (Badan Amil dan Zakat Nasional) seusai menerima penyematan pin Duta Baznas, di Jakarta, Selasa (2/4).

Penetapan Ongkos Naik Haji lebih cepat empat bulan sebelum pelaksanaan penyelenggaraan haji dan umroh menurut dia, memberi peluang baginya untuk melakukan persiapan penyelenggaraan haji lebih baik. Baik dari sisi penyelenggaraan maupun penyiapan bagi calon jamaah haji.

Untuk tahun ini pihaknya akan meningkatkan kualitas bimbingan manasik haji selama di tanah air. Hal ini penting karena esensi dari haji adalah mencari kemabruran.

Tahun-tahun sebelumnya penetapan BPIH sudah mepet menjelang keberangkatan haji. Untuk BPIH 2013 sekali ini lebih cepat. Karena itu, dari sisi waktu seharusnya persiapan pemberangkatan bagi calon jamaah haji dari tanah air harus lebih baik, katanya.

Karena itu pula, lanjut dia, penyiapan pondokan, katering, transportasi dan pengurusan dokumen Jamaah haji harus dilakukan dengan cermat. Dari sisi keuangan, sudah tak ada masalah lagi karena DPR RI sudah memberi persetujuan untuk menggunakan dana optimalisasi untuk subsidi pemondokan di Mekkah, Madinah dan Arafah dan Mina.

Subsidi Rp16,2 juta per orang

Dana subsidi itu diambil dari nilai manfaat setoran awal dana haji. Bukan dari APBN, tapi dari dana Jamaah haji juga ketika mereka menyetor dana. Subsidi per orang yang diambil dari dana optimalisasi sebesar Rp16,2 juta.

Kendati pemondokan musim haji 2013 akan sulit mendapat wilayah yang dekat dengan kawasan Masjidil Haram, tetapi pihaknya berupaya mendapatkan pondokan dengan jarak rata-rata 2,5 km. Tidak seperti tahun lalu jarak pondokan bisa diperoleh kurang dari 1 km. Hal itu sebagai dampak dari perluasan kompleks masjidil Haram yang hingga kini masih berjalan.

Ia menambahkan, pihaknya pun telah minta kepada pemerintah Arab Saudi agar tetap memberi tambahan kuota sebanyak 35 ribu orang. Kuota haji Indonesia pada 2012 lalu sebanyak 211 ribu orang.

Diharapkan permintaan tambahan kuota tersebut dapat dipenuhi. Hal lain yang dimohonkan pemerintah Indonesia adalah agar sebanyak 160 unit mobil di kantor teknis haji dapat digunakan.  "Kita sudah minta kelonggaran kepada pemerintah setempat," kata Anggito ketua Penyelenggararaan haji dan umrah Sumber artikel :  http://haji.kemenag.go.id/index.php/subMenu/informasi/berita/detailberita/802

Kesalahan-kesalahan beribadah haji


KESALAHAN-KESALAHAN SEPUTAR HAJI
Kesalahan ketika ihram
  1. Melewati miqot tanpa berihram seperti yang dilakukan oleh sebagian jamaah haji Indonesia dan baru berihram ketika di Jeddah.
  2. Keyakinan bahwa disebut ihram jika telah mengenakan kain ihram. Padahal sebenarnya ihram adalah berniat dalam hati untuk masuk melakukan manasik.
  3. Wanita yang dalam keadaan haidh atau nifas meninggalkan ihram karena menganggap ihram itu harus suci terlebih dahulu. Padahal itu keliru. Yang tepat, wanita haidh atau nifas  boleh berihram dan melakukan manasik haji lainnya selain thawaf. Setelah ia suci barulah ia berthawaf tanpa harus keluar menuju Tan’im atau miqot untuk memulai ihram karena tadi sejak awal ia sudah berihram.
Kesalahan dalam thawaf
  1. Membaca doa khusus yang berbeda pada setiap putaran thawaf dan membacanya secara berjamaah dengan dipimpin oleh seorang pemandu. Ini jelas amalan yang tidak pernah diajarkan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  2. Melakukan thawaf di dalam Hijr Isma’il. Padahal thawaf harus dilakukan di luar Ka’bah, sedangkan Hijr Isma’il itu berada dalam Ka’bah.
  3. Melakukan roml pada semua putaran. Padahal roml hanya ada pada tiga putaran pertama dan hanya ada pada thawaf qudum dan thawaf umrah.
  4. Menyakiti orang lain dengan saling mendorong dan desak-desakan ketika mencium hajar Aswad. Padahal menyium hajar Aswad itu sunnah (bukan wajib) dan bukan termasuk syarat thawaf.
  5. Mencium setiap pojok atau rukun Ka’bah. Padahal yang diperintahkan untuk dicium atau disentuh hanyalah hajar Aswad dan rukun Yamani.
  6. Berdesak-desakkan untuk shalat di belakang makam Ibrahim setelah thawaf. Padahal jika berdesak-desakkan boleh saja melaksanakan shalat di tempat mana saja di Masjidil Haram.
  7. Sebagian wanita berdesak-desakkan dengan laki-laki agar bisa mencium hajar Aswad. Padahal ini adalah suatu kerusakan dan dapat menimbulkan fitnah.
Kesalahan ketika sa’i
  1. Sebagian orang ada yang meyakini bahwa sa’i tidaklah sempurna sampai naik ke puncak bukit Shafa atau Marwah. Padahal cukup naik ke bukitnya saja, sudah dibolehkan.
  2. Ada yang melakukan sa’i sebanyak 14 kali putaran. Padahal jalan dari Shafa ke Marwah disebut satu putaran dan jalan dari Marwah ke Shafa adalah putaran kedua. Dan sa’i akan berakhir di Marwah.
  3. Ketika naik ke bukit Shafa dan Marwah sambil bertakbir seperti ketika shalat. Padahal yang disunnahkan adalah berdoa dengan memuji Allah dan bertakbir sambil menghadap kiblat.
  4. Shalat dua raka’at setelah sa’i. Padahal seperti ini tidak diajarkan dalam Islam.
  5. Tetap melanjutkan sa’i ketika shalat ditegakkan. Padahal seharusnya yang dilakukan adalah melaksanakan shalat jama’ah terlebih dahulu.
Kesalahan di Arafah
  1. Sebagian jamaah haji tidak memperhatikan batasan daerah Arafah sehingga ia pun wukuf di luar Arafah.
  2. Sebagian jamaah keluar dari Arafah sebelum matahari tenggelam. Yang wajib bagi yang wukuf sejak siang hari, ia diam di daerah Arafah sampai matahari tenggelam, ini wajib. Jika keluar sebelum matahari tenggelam, maka ada kewajiban menunaikan dam karena tidak melakukan yang wajib.
  3. Berdesak-desakkan menaiki bukit di Arafah yang disebut Jabal Rahmah dan menganggap wukuf di sana lebih afdhol. Padahal tidaklah demikian. Apalagi mengkhususkan shalat di bukit tersebut, juga tidak ada dalam ajaran Islam.
  4. Menghadap Jabal Rahmah ketika berdo’a. Padahal yang sesuai sunnah adalah menghadap kiblat.
  5. Berusaha mengumpulkan batu atau pasir di Arafah di tempat-tempat tertentu. Seperti ini adalah amalan bid’ah yang tidak pernah diajarkan.
  6. Berdesak-desakkan dan sambil mendorong ketika keluar dari Arafah.
Kesalahan di Muzdalifah
  1. Mengumpulkan batu untuk melempar jumroh ketika sampai di Muzdalifah sebelum melaksanakan shalat Maghrib dan Isya’. Dan diyakini hal ini adalah suatu anjuran.  Padahal mengumpulkan batu boleh ketika perjalanan dari Muzdalifah ke Mina, bahkan boleh mengumpulkan di tempat mana saja di tanah Haram.
  2. Sebagian jama’ah haji keluar dari Muzdalifah sebelum pertengahan malam. Seperti ini tidak disebut mabit. Padahal yang diberi keringanan keluar dari Muzdalifah adalah orang-orang yang lemah dan itu hanya dibolehkan keluar setelah pertengahan malam. Siapa yang keluar dari Muzdalifah sebelum pertengahan malam tanpa adanya uzur, maka ia telah meninggalkan yang wajib.
Kesalahan ketika melempar jumroh
  1. Saling berdesak-desakkan ketika melempar jumroh. Padahal untuk saat ini lempar jumroh akan semakin mudah karena kita dapat memilih melempar dari lantai dua atau tiga sehingga tidak perlu berdesak-desakkan.
  2. Melempar jumroh sekaligus dengan tujuh batu. Yang benar adalah melempar jumroh sebanyak tujuh kali, setiap kali lemparan membaca takbir “Allahu akbar”.
  3. Di pertengahan melempar jumroh, sebagian jama’ah meyakini bahwa ia melempar setan. Karena meyakini demikian sampai-sampai ada yang melempar jumroh dengan batu besar bahkan dengan sendal. Padahal maksud melempar jumroh adalah untuk menegakkan dzikir pada Allah, sama halnya dengan thawaf dan sa’i.
  4. Mewakilkan melempar jumroh pada yang lain karena khawatir dan merasa berat jika mesti berdesak-desakkan. Yang benar, tidak boleh mewakilkan melempar jumroh kecuali jika dalam keadaan tidak mampu seperti sakit.
  5. Sebagian jama’ah haji dan biasa ditemukan adalah jama’ah haji Indonesia, ada yang melempar jumrah di tengah malam pada hari-hari tasyrik bahkan dijamak untuk dua hari sekaligus (hari ke-11 dan hari ke-12).
  6. Pada hari tasyrik, memulai melempar jumroh aqobah, lalu wustho, kemudian ula. Padahal seharusnya dimulai dari ula, wustho lalu aqobah.
  7. Lemparan jumroh tidak mengarah ke jumroh dan tidak jatuh ke kolam. Seperti ini mesti diulang.
Kesalahan di Mina
  1. Melakukan thawaf wada’ dahulu lalu melempar jumrah, kemudian meninggalkan Makkah. Padahal seharusnya thawaf wada menjadi amalan terkahir manasik haji.
  2. Menyangka bahwa yang dimaksud barangsiapa yang terburu-buru maka hanya dua hari yang ia ambil untuk melempar jumrah yaitu hari ke-10 dan ke-11. Padahal itu keliru.  Yang benar, yang dimaksud dua hari adalah hari ke-11 dan ke-12. Jadi yang terburu-buru untuk pulang pada hari ke-12 lalu ia ia melempar tiga jumrah setelah matahari tergelincir dan sebelum matahari tenggelam, maka tidak ada dosa untuknya.
Kesalahan ketika Thawaf Wada’
  1. Setelah melakukan thawaf wada’, ada yang masih berlama-lama di Makkah bahkan satu atau dua hari. Padahal thawaf wada’ adalah akhir amalan dan tidak terlalu lama dari meninggalkan Makkah kecuali jika ada uzur seperti diharuskan menunggu teman.
  2. Berjalan mundur dari Ka’bah ketika selesai melaksanakan thawaf wada’ dan diyakini hal ini dianjurkan. Padahal amalan ini termasuk bid’ah.
Demikian beberapa penjelasan haji yang bisa kami ulas dalam tulisan yang sederhana ini.
Wallahu Ta’ala a’lam. Walhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.

Selesai disusun di Ummul Hamam, Riyadh KSA
5 Dzulhijjah 1432 H (1 hari sebelum safar ke Mina)
Referensi Kitab
  1. Al Hajj Al Muyassar, Sholeh bin Muhammad bin Ibrahim As Sulthon, terbitan Maktabah Al Malik Fahd Al Wathoniyah, cetakan keempat, 1430 H.
  2. Al Majmu’, Yahya bin Syarf An Nawawi, sumber dari Mawqi’ Ya’sub (nomor halaman sesuai cetakan).
  3. Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, terbitan Kementrian Agama dan Urusan Islam Kuwait.
  4. Al Minhaj li Muriidil Hajj wal ‘Umroh, Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin, terbitan Muassasah Al Amiyah Al ‘Anud.
  5. Al Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al Hajjaj, Yahya bin Syarf An Nawawi, terbitan Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobi-Beirut, cetakan kedua, 1392 H.
  6. Al Mughni, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, terbitan Darul Fikr-Beirut, cetakan pertama, 1405 H.
  7. An Nawazil fil Hajj, ‘Ali bin Nashir Asy Syal’an, terbitan Darut Tauhid, cetakan pertama, 1431 H.
  8. Ar Rofiq fii Rihlatil Hajj, Majalah Al Bayan, terbitan 1429 H.
  9. Fiqhus Sunnah, Sayid Sabiq, terbitan Muassasah Ar Risalah, cetakan ketiga, 1430 H.
  10. Mursyid Al Mu’tamir wal Haaj waz Zaair fii Dhouil Kitab was Sunnah, Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al Qohthoni, terbitan Maktabah Al Malik Fahd Al Wathoniyah, cetakan ketiga, 1418 H.
  11. Tafsir Al Jalalain, Jalaluddin Al Mahalli dan Jalaluddin As Suyuthi, terbitan Darus Salam, cetakan kedua, 1422 H.
  12. Taisirul Fiqh, Prof. Dr. Sholeh bin Ghonim As Sadlan, terbitan Dar Blansia, cetakan pertama, 1424 H.
  13. Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik Kamal bin As Sayid Saalim, terbitan Maktabah At Taufiqiyah.
  14. Shifatul Hajj wal ‘Umrah, terbitan bagi pengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, cetakan keduabelas, 1432 H.
  15. Syarhul Mumthi’ ‘ala Zaadil Mustaqni’, Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, 1424 H.
Referensi Buku Indonesia
  1. Meneladani Manasik Haji dan Umrah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Mubarak bin Mahfudh Bamuallim, Lc, terbitan Pustaka Imam Asy Syafi’i, cetakan ketiga, 1429 H.
Referensi Mawqi’
  1. Mawqi’ Islam Web:

cara cek tahun keberangkatan haji plus secara online

cara cek tahun keberangkatan haji plus
bagai mana cara cek tahun keberangkatan haji plus secara online ? Informasi penting bagi para calon Jamaah haji yang telah mendaftar ke travel haji primasaidah, namun belum tahu jelas tahun keberangkatannya, alternatifnya dapat mencari informasi lewat media online. Berikut Cara cek Tahun Keberangkatan Haji plus  dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Setelah mendaftar jamaah akan mendapat bukti setoran awal BPIH yang mencantumkan nomor porsi.

2. Kunjungi situs http://haji.kemenag.go.id/ . Cek kapan perkiraan keberangkatan dengan mengisi nomor porsi yang anda miliki, beserta tanggal lahir anda.

3. Nomer porsi adalah bukti legal anda sebagai jamaah haji yang telah terdaftar di Depag. Hubungi travel anda, untuk membantu mendapatkan Nomor Porsi anda.

4. Bersabarlah menunggu antrian berangkat.

5. Dengan mendapat nomor porsi berarti anda adalah jamaah haji kuota ( non-kuota tidak ada nomor porsi )
demikianlah cara cek tahun keberangkatan haji plus secara online semoga membantu anda ..
KESALAHAN-KESALAHAN SEPUTAR ibadah HAJI

KESALAHAN-KESALAHAN SEPUTAR ibadah HAJI


Sudah seharusnya para calon jemaah travel haji dan umrah mengetahui apa sih kesalahan-kesalahan yang sering di lakukan pada saat ibdah haji dan umrah? ini sangat penting untuk di perhatikan karena jika tidak di perhatikan bisa jadi ibadah haji yang kita kerjakan dengan susahpayah sia-sia adapun kesalahan-kesalahan seputar haji sebagai berikut :

Kesalahan ketika ihram

  1. Melewati miqot tanpa berihram seperti yang dilakukan oleh sebagian jamaah haji Indonesia dan baru berihram ketika di Jeddah.
  2. Keyakinan bahwa disebut ihram jika telah mengenakan kain ihram. Padahal sebenarnya ihram adalah berniat dalam hati untuk masuk melakukan manasik.
  3. Wanita yang dalam keadaan haidh atau nifas meninggalkan ihram karena menganggap ihram itu harus suci terlebih dahulu. Padahal itu keliru. Yang tepat, wanita haidh atau nifas  boleh berihram dan melakukan manasik haji lainnya selain thawaf. Setelah ia suci barulah ia berthawaf tanpa harus keluar menuju Tan’im atau miqot untuk memulai ihram karena tadi sejak awal ia sudah berihram.

Kesalahan dalam thawaf

  1. Membaca doa khusus yang berbeda pada setiap putaran thawaf dan membacanya secara berjamaah dengan dipimpin oleh seorang pemandu. Ini jelas amalan yang tidak pernah diajarkan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  2. Melakukan thawaf di dalam Hijr Isma’il. Padahal thawaf harus dilakukan di luar Ka’bah, sedangkan Hijr Isma’il itu berada dalam Ka’bah.
  3. Melakukan roml pada semua putaran. Padahal roml hanya ada pada tiga putaran pertama dan hanya ada pada thawaf qudum dan thawaf umrah.
  4. Menyakiti orang lain dengan saling mendorong dan desak-desakan ketika mencium hajar Aswad. Padahal menyium hajar Aswad itu sunnah (bukan wajib) dan bukan termasuk syarat thawaf.
  5. Mencium setiap pojok atau rukun Ka’bah. Padahal yang diperintahkan untuk dicium atau disentuh hanyalah hajar Aswad dan rukun Yamani.
  6. Berdesak-desakkan untuk shalat di belakang makam Ibrahim setelah thawaf. Padahal jika berdesak-desakkan boleh saja melaksanakan shalat di tempat mana saja di Masjidil Haram.
  7. Sebagian wanita berdesak-desakkan dengan laki-laki agar bisa mencium hajar Aswad. Padahal ini adalah suatu kerusakan dan dapat menimbulkan fitnah.

Kesalahan ketika sa’i

  1. Sebagian orang ada yang meyakini bahwa sa’i tidaklah sempurna sampai naik ke puncak bukit Shafa atau Marwah. Padahal cukup naik ke bukitnya saja, sudah dibolehkan.
  2. Ada yang melakukan sa’i sebanyak 14 kali putaran. Padahal jalan dari Shafa ke Marwah disebut satu putaran dan jalan dari Marwah ke Shafa adalah putaran kedua. Dan sa’i akan berakhir di Marwah.
  3. Ketika naik ke bukit Shafa dan Marwah sambil bertakbir seperti ketika shalat. Padahal yang disunnahkan adalah berdoa dengan memuji Allah dan bertakbir sambil menghadap kiblat.
  4. Shalat dua raka’at setelah sa’i. Padahal seperti ini tidak diajarkan dalam Islam.
  5. Tetap melanjutkan sa’i ketika shalat ditegakkan. Padahal seharusnya yang dilakukan adalah melaksanakan shalat jama’ah terlebih dahulu.

Kesalahan di Arafah

  1. Sebagian jamaah haji tidak memperhatikan batasan daerah Arafah sehingga ia pun wukuf di luar Arafah.
  2. Sebagian jamaah keluar dari Arafah sebelum matahari tenggelam. Yang wajib bagi yang wukuf sejak siang hari, ia diam di daerah Arafah sampai matahari tenggelam, ini wajib. Jika keluar sebelum matahari tenggelam, maka ada kewajiban menunaikan dam karena tidak melakukan yang wajib.
  3. Berdesak-desakkan menaiki bukit di Arafah yang disebut Jabal Rahmah dan menganggap wukuf di sana lebih afdhol. Padahal tidaklah demikian. Apalagi mengkhususkan shalat di bukit tersebut, juga tidak ada dalam ajaran Islam.
  4. Menghadap Jabal Rahmah ketika berdo’a. Padahal yang sesuai sunnah adalah menghadap kiblat.
  5. Berusaha mengumpulkan batu atau pasir di Arafah di tempat-tempat tertentu. Seperti ini adalah amalan bid’ah yang tidak pernah diajarkan.
  6. Berdesak-desakkan dan sambil mendorong ketika keluar dari Arafah.

Kesalahan di Muzdalifah

  1. Mengumpulkan batu untuk melempar jumroh ketika sampai di Muzdalifah sebelum melaksanakan shalat Maghrib dan Isya’. Dan diyakini hal ini adalah suatu anjuran.  Padahal mengumpulkan batu boleh ketika perjalanan dari Muzdalifah ke Mina, bahkan boleh mengumpulkan di tempat mana saja di tanah Haram.
  2. Sebagian jama’ah haji keluar dari Muzdalifah sebelum pertengahan malam. Seperti ini tidak disebut mabit. Padahal yang diberi keringanan keluar dari Muzdalifah adalah orang-orang yang lemah dan itu hanya dibolehkan keluar setelah pertengahan malam. Siapa yang keluar dari Muzdalifah sebelum pertengahan malam tanpa adanya uzur, maka ia telah meninggalkan yang wajib.

Kesalahan ketika melempar jumroh

  1. Saling berdesak-desakkan ketika melempar jumroh. Padahal untuk saat ini lempar jumroh akan semakin mudah karena kita dapat memilih melempar dari lantai dua atau tiga sehingga tidak perlu berdesak-desakkan.
  2. Melempar jumroh sekaligus dengan tujuh batu. Yang benar adalah melempar jumroh sebanyak tujuh kali, setiap kali lemparan membaca takbir “Allahu akbar”.
  3. Di pertengahan melempar jumroh, sebagian jama’ah meyakini bahwa ia melempar setan. Karena meyakini demikian sampai-sampai ada yang melempar jumroh dengan batu besar bahkan dengan sendal. Padahal maksud melempar jumroh adalah untuk menegakkan dzikir pada Allah, sama halnya dengan thawaf dan sa’i.
  4. Mewakilkan melempar jumroh pada yang lain karena khawatir dan merasa berat jika mesti berdesak-desakkan. Yang benar, tidak boleh mewakilkan melempar jumroh kecuali jika dalam keadaan tidak mampu seperti sakit.
  5. Sebagian jama’ah haji dan biasa ditemukan adalah jama’ah haji Indonesia, ada yang melempar jumrah di tengah malam pada hari-hari tasyrik bahkan dijamak untuk dua hari sekaligus (hari ke-11 dan hari ke-12).
  6. Pada hari tasyrik, memulai melempar jumroh aqobah, lalu wustho, kemudian ula. Padahal seharusnya dimulai dari ula, wustho lalu aqobah.
  7. Lemparan jumroh tidak mengarah ke jumroh dan tidak jatuh ke kolam. Seperti ini mesti diulang.

Kesalahan di Mina

  1. Melakukan thawaf wada’ dahulu lalu melempar jumrah, kemudian meninggalkan Makkah. Padahal seharusnya thawaf wada menjadi amalan terkahir manasik haji.
  2. Menyangka bahwa yang dimaksud barangsiapa yang terburu-buru maka hanya dua hari yang ia ambil untuk melempar jumrah yaitu hari ke-10 dan ke-11. Padahal itu keliru.  Yang benar, yang dimaksud dua hari adalah hari ke-11 dan ke-12. Jadi yang terburu-buru untuk pulang pada hari ke-12 lalu ia ia melempar tiga jumrah setelah matahari tergelincir dan sebelum matahari tenggelam, maka tidak ada dosa untuknya.

Kesalahan ketika Thawaf Wada’

  1. Setelah melakukan thawaf wada’, ada yang masih berlama-lama di Makkah bahkan satu atau dua hari. Padahal thawaf wada’ adalah akhir amalan dan tidak terlalu lama dari meninggalkan Makkah kecuali jika ada uzur seperti diharuskan menunggu teman.
  2. Berjalan mundur dari Ka’bah ketika selesai melaksanakan thawaf wada’ dan diyakini hal ini dianjurkan. Padahal amalan ini termasuk bid’ah.

Demikian beberapa penjelasan dari kesalahan-kesalahan dalam ibadah haji  yang bisa kami ulas dalam tulisan yang sederhana ini semoga menjai ilmu yang bermanfat

Umroh Khusus bersama Mamah Dedeh

Paket Umroh Khusus bersama Mamah Dedeh 2012


 Mamah Dedeh


Umroh Exclusive 9 hari
Pesawat Garuda, Hotel di Makkah Zam Zam Hotel
Jadwal 15 April 2012
Biaya : Quard $2.250    Triple  $2.325    Double  $ 2.400

 
DP Umroh sebesar Rp 3.600.000,-

Biaya Perjalanan Termasuk

1. Tiket penerbangan pulang pergi economy class
2. Akomodasi sesuai program
3. Ziarah transportasi lokal dengan bus AC
4. Konsumsi 3 kali sehari (prasmanan dan masakan indonesia), snack dan buah
5. Visa Umrah
6. Perlengkapan umrah seperti Travelling Bag, Buku Manasik, Mukena dan Bergo (Jamaah
    Perempuan), Kain Ihram + Ikat Pinggang (Laki-Laki) dan Zam-Zam @ 10 liter

Biaya Perjalanan Tidak Termasuk:

1. Biaya pembuatan paspor dan dokumen perjalanan lainnya
2. Pengeluaran pribadi seperti laundry, telepon, tips dll
3. Tour-tour / acara diluar program atas permintaan sendiri
4. Kelebihan bagasi (maks. 30 kg)

Syarat dan Tanggung Jawab:

1. Paspor dengan nama tiga suku kata seperti: Siti Zahra Maemunah
2. Kartu Keluarga Asli (bagi suaminya dan keluarga)
3. Surat Nikah Asli (Bagi Suami Istri)
4. Akta keluarga (bagi yang membawa putra-putri)
5. Foto berwarna dengan latar belakang putih dan posisi kepala / muka 80%, ukuran 4 x 6 = 8
    lembar
6. Dokumen diserahkan 1 bulan atau paling lambat 2 minggu sebelum keberangkatan
7. Pelunasan dibayar 1 bulan atau paling lambat 2 minggu sebelum keberangkaan


Akomodasi

- Hotel Bintang *4
  Mekkah : Al Salam An-Nakhell / Setaraf ( + 100-an meter dari Masjidil Haram )
  Madinah : Dallah Taibah / Mubarok / Setaraf ( + 100-an meter dari Masjid Nabawi )
  Jeddah : Trident / Setaraf

- Hotel Bintang 5*
  Mekkah : Zam-Zam Tower / Setaraf ( + 50-an meter dari Masjidil Haram )
  Madinah : Movenpick Hotel / Setaraf ( + 50-an meter dari Masjid Nabawi )
  Jeddah : Read Sea / Setaraf
*Akomodasi Umroh Bareng UJE

Konsumsi:
 Prasmanan, Masakan Indonesia 3x sehari


Al Salam An Nakhell di Makkah
Dallah Taibah di Madinah
Mubarok di Madinah
Trident di Jeddah

PAKET UMROH PLUS DUBAI 2012

PAKET UMROH PLUS DUBAI 2012

Umrah Plus Dubai merupakan Paket Perjalanan Wisata Muslim dan Ibadah yang sangat populer. Negri Dubai dengan berbagai keindahan dan gedung yang menakjubkan merupakan tempat tujuan wisata Internasional karena keindahan dan kemewahan dari Negeri Dubai.






NOH A R I ROUTE PERJALANAN SCHEDULE




1Minggu, 25 Mar ‘12JAKARTA – DUBAIEK 357 / 17.45 – 23.00
2Senin, 26 Mar ‘12DUBAI (Dubai City Tour – Dessert Safary)
3Selasa, 27 Mar ‘12DUBAI(Full Day Shopping)
4Rabu, 28 Mar ‘12DUBAI – MEDINAH  EK 807/ 01.15 – 03.15 
5Kamis, 29 Mar ‘12MEDINAH
6Jum’at, 30 Mar ‘12MEDINAH
7Sabtu, 31 Mar ‘12MEDINAH – MAKKAH BY BUS
8Minggu, 01 Apr ‘12MAKKAH
9Senin, 02 Apr ‘12MAKKAH 
10Selasa, 03 Apr ‘12MAKKAH – JEDDAHBY BUS
11Rabu, 04 Apr ‘12JEDDAH – DUBAI  EK 804 / 20.45 – 00.15*
12Kamis, 05 Apr ‘12DUBAI – JAKARTA EK 356 / 04.40 – 15.45


JAKARTAETA. 15.45



http://www.sentrahaji.com/





  • EK  = EMIRATES AIRWAYS
  • ETA = Estimate Time of Arrival yaitu perkiraan waktu kedatangan




B I A Y A  P A K E T  DAN AKOMODASI
K A M A RBIAYA  PAKET  *4BIAYA  PAKET  *5



QUADUSD. 2.850,-USD. 3.250,-
TRIPLEUSD. 2.925,-USD. 3.325,-
DOUBLEUSD. 3.000,-USD. 3.400,-



D U B A IGOLD SWISS BEL / SETARAF *4JW MARRIOTT /SETARAF*5
M E D I N A HDALLAH THAIBAH / SETARAF *4MOVENPICK /SETARAF*5
M A K K A HSALAM AL NAKHEEL / SETARAF *4ZAM-ZAM TOWER /SETARAF*5
J E D D A HGRAND AL SAHA / SETARAF *4RED SEA /SETARAF*5







Biaya TermasukBiaya Tidak Termasuk

Airport tax & Handling :
Tiket Penerbangan pp kelas ekonomi,JABODETABEK (Rp. 600.000,-)
Akomodasi Hotel,LUAR JABODETABEK (Rp. 700.000,-)
 Konsumsi 3 x Sehari, Kelebihan Bagasi (Max 30 Kg).
Visa Umrah & Visa UEA,Biaya / Pengeluaran Pribadi seperti :
Transportasi & Ziarah, Laundry, Telephone, Extra Bill, Tips, dll.
Guide / Muthawwif, Acara / Tour Tambahan di luar Program, 
Perlengkapan Umrah & zam zam @ 10 ltr. Biaya Pengurusan Surat Mahram Rp. 350.000. 




UMROH PLUS DUBAI 2012
HARI KE – 1 JAKARTA – BANGKOK 

Berkumpul di Airport Soekarno – Hatta, Jakarta. Terminal II pintu 1DE. (dekat Restaurant A&W). Berangkat menuju Bangkok dengan Thai Airways TG 434.  Tiba di Airport Bangkok untuk transit, keluar dari airport, dijemput oleh Agent untuk makan malam dan berjalan - jalan di kota Bangkok . Pk. 21.00 Tiba kembali di Airport dan bersiap – siap untuk melanjutkan perjalanan menuju Cairo dengan pesawat Egypt Air.
HARI KE – 2  BANGKOK – CAIRO 

Berangkat menuju Cairo dengan Egypt Air MS 959. Tiba di Airport Cairo diantar oleh Agent menuju Hotel untuk makan pagi. Bersiap – siap untuk City Tour mengunjungi Pyramid & Sphinx Of Giza. Makan siang di Local Restaurant. Setelah makan siang dilanjutkan menuju Khan El Khalili  Bazaar  untuk Shopping. Makan malam di Chinese Restaurant (Halal Food). Setelah itu diantar  menuju hotel untuk beristirahat.
HARI ke  - 3CAIRO 

Makan pagi di hotel. Setelah makan pagi City Tour mengunjungi Makam Imam Syafei, Siti Zeinab, Al Hussein,  Masjid Al Azhar. Makan siang di local restaurant. City Tour dilanjutkan dengan mengunjungiCitadel dan Moh Ally Mosques. Makan malam di lokal Restoran. Kemudian diantar kembali ke hotel untuk beristirahat.


HARI KE – 4CAIRO – MEDINAH 

Makan Pagi di hotel. Check Out Hotel. Bersiap – siap untuk City Tour mengunjungi  kota buatan seperti pada zaman Fir’aun dengan baju tradisional Mesir (Pharaonic Village) & menaiki perahu tradisonalnya (Feluca Ride), makan siang di Chinese Restaurant (Hallal Food). Setelah makan siang kemudian diantar menuju Airport untuk melanjutkan perjalanan menuju Medinah. Berangkat menuju Medinah dengan menggunakan Egypt Air MS 677. Tiba di Airport Madinah kemudian diantar menuju Hotel untuk Check – In & Istirahat.


HARI KE – 5MEDINAH

Sholat Subuh di Masjid Nabawi. Makan Pagi di Hotel. Ziarah mengunjungi Makam Rasulullah S.A.W dan Sahabat Abu bakar RA & Umar RA, Raudhah, dilanjutkan ziarah ke makam baqi. Acara bebas,memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi. Sholat Dzuhur dan Ashar di Masjid Nabawi. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib dan Isya di Masjid Nabawi. Makan malam di Hotel.


HARI KE – 6MEDINAH

Sholat Subuh di Masjid Nabawi. Makan Pagi di Hotel. Ziarah mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh, Bukit Syuhada, Uhud & Pasar Kurma. Acara bebas, memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi. Sholat Dzuhur dan Ashar di Masjid Nabawi. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib dan Isya di Masjid Nabawi. Makan malam di Hotel.


HARI KE – 7MEDINAH – MAKKAH 

Sholat Subuh di Masjid Nabawi. Makan pagi di Hotel. Bersiap – siap untuk berangkat ke Makkah. Sholat Dzuhur & Ashar di Jamak Taqdim. Makan siang di Hotel. Berkumpul di Lobby Hotel dengan sudah mengenakan pakaian Ihram, singgah di Bir Ali untuk Miqat (Niat Umrah). Kemudian berangkat menuju Makkah dengan Bus AC. Insya Allah tiba di Makkah, langsung menuju Hotel untuk Check – In dan Makan malam. Setelah memperbaharui wudlu, kemudian berkumpul kembali di lobby Hotel untuk menunaikan Ibadah Umrah bersama – sama.


HARI KE – 8MAKKAH 

Sholat Subuh di Masjid Al – Haram. Makan pagi di Hotel, Acara Bebas. Memperbanyak Ibadah di Masjid Al – Haram. Sholat Dzuhur & Ashar di Masjid Al – Haram. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib & Isya di Masjid Al – Haram. Makan malam di Hotel.


HARI KE – 9MAKKAH 

Sholat Subuh di Masjid Al – Haram. Makan pagi di Hotel, Acara Bebas. Ziarah mengunjungi Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, Masjid Namirah dan Ja’ronah. Sholat Dzuhur dan Ashar di Masjid Al – Haram. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib & Isya di Masjid Al – Haram. Makan malam di Hotel.


HARI KE – 10MAKKAH – JEDDAH 

Sholat Subuh di Masjid Al – Haram. Makan pagi di Hotel. Sholat Dzuhur & Ashar Jamak Taqdim di Masjid Al – Haram, dilanjutkan dengan Thawaf Wada. Makan siang di Hotel. Bersiap untuk berangkat ke Jeddah. Berangkat ke Jeddah dengan Bus AC,. tiba di Jeddah langsung menuju Hotel untuk Istirahat. Sholat Maghrib & Isya di Hotel. Makan malam di Hotel. ( Jalan – Jalan ke Shopping Center / Balad ).


HARI KE – 11JEDDAH – JAKARTA 

Sholat Subuh di Hotel. Makan pagi di Hotel kemudian bersiap untuk berangkat kembali ke Jakarta. Sholat Dzuhur & Ashar di Jamak Taqdim. Makan siang di Hotel.Berkumpul di Lobby Hotel menuju Airport Jeddah untuk kembali ke Jakarta. dalam perjalanan menuju Airport singgah di Laut Merah & Masjid Terapung. Berangkat menuju Jakarta dengan Garuda Indonesia GA 981. Tiba keesokan harinya.


HARI KE – 12JAKARTA

Insya Allah tiba di Airport Soekarno – Hatta Jakarta Terminal II pintu Kedatangan E dengan selamat dan semoga amal ibadah kita semua diterima disisi Allah SWT, amien.














P E R S Y A R A T A N  U M R A H  : 

Passpor yang masih berlaku minimal 08 (Delapan) bulan 
Pass Photo Berwarna - Background Putih - Tampak Wajah 80 % 
( Ukuran 4 x 6 = 06 lembar )
KTP, Kartu Keluarga Asli & Surat Nikah Asli untuk Suami - Istri, 
Akte Kelahiran / Ijazah Asli untuk anak / saudara

C A T A T A N  

  Rahmatan Lil’alamin  Tour & Travel melayani Program Umrah Private   ( Family ),Paket Pernikahan di Makkah Al Mukarramah dan Paket Ibadah lainnya.
Dokumen sudah kami terima paling lambat 1 (satu) bulan sebelum tanggal keberangkatan.
Tanpa mengurangi nilai Ibadah,Program sewaktu-waktu dapat berubah disesuaikan dengan kondisi Penerbangan.

Harga berlaku untuk keberangkatan minimal 15 orang



PROGRAM PERJALANAN UMROH PLUS DUBAI 


Hari 01JAKARTA – DUBAI 

Berkumpul di Airport Soekarno – Hatta, Jakarta di Terminal II D pintu 1 DE. (dekat Restaurant KFC). Berangkat menuju Jeddah melalui Dubai dengan EK 357 pk. 17.45. Tiba di Dubai Pk. 23.00 diantar menuju Hotel untuk beristirahat.
Hari 02DUBAI (City Tour – Dessert Safari)

Makan pagi di Hotel, pukul 09.00 bersiap-siap untuk DUBAI CITY TOUR melihat pemandangan Hotel Burj Al Arab, mengunjungiJumeirah Mosque dan menaiki ABRAS TAXI Air, setelah itu mengunjungi Pasar Gold & Spice Souk untuk Shopping. Makan siang di Restaurant Asia. Kemudian kembali ke hotel untuk beristirahat, acara Bebas. Pukul 16.00 dijemput untuk DESSERT SAFARI TOUR, mengendarai mobil Jeep 4x4 melintasi pemandangan indah gurun pasir dan anda berkesempatan untuk mengendarai Unta (opsional). Makan malam di tenda padang pasir ditemani tarian belly dancer. Pukul 22.00 Kembali ke hotel & beristirahat.  
Hari 03DUBAI

Makan pagi di hotel, Pukul 09.00 dijemput untuk mencoba Abra taxi air dan mengunjungi Palm Island, foto stop di depan Atlantis Hotel,  Dilanjutkan dengan Shopping di Mall of Emirates – Dubai Mall, dan melihat-lihat Burj Khalifa Tower. Makan siang dan makan malam di Restaurant Asia. Pk. 21.30 bersiap-siap menuju airport untuk melanjutkan perjalanan menuju Medinah dengan EK 807 PK. 01.15 dini hari.  
Hari 04DUBAI – MEDINAH

Tiba di Medinah Pk. 03.15 dini hari, diantar menuju hotel. Makan Pagi kemudian Ziarah mengunjungi Makam Rasulullah S.A.W dan Sahabat Abu bakar RA & Umar RA, Raudhah, dilanjutkan ziarah ke makam baqi. Acara bebas, memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi.Sholat Dzuhur dan Ashar di Masjid Nabawi. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib dan Isya di Masjid Nabawi. Makan malam di Hotel
Hari 05MEDINAH

Sholat Shubuh di Masjid Nabawi. Makan pagi di Hotel. Ziarah mengunjungi Masjid Quba,   Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh,  Bukit Syuhada Uhud & Pasar Kurma. Kemudian kebali ke hotel. Acara bebas, memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi. Sholat Dzuhur dan Ashar di Masjid Nabawi. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib dan Isya di Masjid Nabawi. Makan malam di Hotel.
Hari 06MEDINAH

Sholat Shubuh di Masjid Nabawi. Makan pagi di Hotel. Acara bebas, memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi. Sholat Dzuhur dan Ashar di Masjid Nabawi. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib dan Isya di Masjid Nabawi. Makan malam di Hotel
Hari 07MEDINAH – MAKKAH 

Sholat Shubuh di Masjid Nabawi. Makan pagi di Hotel. Bersiap – siap untuk berangkat ke Makkah. Sholat Dzuhur & Ashar di Jamak Taqdim. Makan siang di Hotel. Berkumpul di Lobby Hotel dengan sudah mengenakan pakaian Ihram, singgah di Bir Aliuntuk Miqat (Niat Umrah). Kemudian berangkat menuju Makkah dengan Bus AC. Insya Allah tiba di Makkah, langsung menuju Hotel untuk Check – In dan Makan malam. Setelah memperbaharui wudlu, kemudian berkumpul kembali di lobby Hotel untuk menunaikan Ibadah Umrah bersama – sama.
Hari 08MAKKAH 

Sholat Shubuh di Masjid Al – Haram. Makan pagi di Hotel, Acara Bebas dan kembali ke hotel. Memperbanyak Ibadah di Masjid Al – Haram Sholat Dzuhur & Ashar di Masjid Al – Haram. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib & Isya di Masjid Al – Haram. Makan malam di Hotel. 
Hari 09MAKKAH 

Sholat Shubuh di Masjid Al – Haram. Makan pagi di Hotel, Acara Bebas. Ziarah mengunjungi Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, Masjid Namirah & Ja’ronah (untuk miqot Umrah kedua). Kemudian  Kembali ke Makkah, melaksanakan ibadah umrah yang kedua, serta menunaikan ibadah Sholat Dzuhur & Ashar di Masjid Al – Haram. Makan siang di Hotel. Sholat Maghrib & Isya di Masjid Al – Haram. Makan malam di Hotel. 
Hari 10MAKKAH – JEDDAH 

Sholat Shubuh di Masjid Al – Haram. Makan pagi di Hotel. Sholat Dzuhur & Ashar Jamak Taqdim di Masjid Al – Haram, dilanjutkan dengan Thawaf Wada. Makan siang di Hotel. Bersiap untuk berangkat ke Jeddah.Berangkat ke Jeddah dengan Bus AC, Tiba di Hotel beristirahat. 
Hari 11JEDDAH – DUBAI 

Sholat Shubuh dan Makan pagi di Hotel. Sholat Dzuhur & Ashar Jamak Taqdim. Makan siang di Hotel. dalam perjalanan menuju Airport singgah di Laut Merah, Masjid Terapung dan berbelanja di Corniche shopping centre. Melanjutkan perjalanan menuju Airport Jeddah. Berangkat menuju Dubai dengan EK 804 Pk. 20.45. Tiba di Dubai Pk. 00.15  untuk transit, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dengan EK 356 pk. 04.40 dini hari.
Hari 12DUBAI – JAKARTA 

Pk. 04.40 dini hari Melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Insya Allah tiba di Jakarta pk. 15.45. smoga semua amal ibadah Umrah kita diterima oleh Allah swt, aamiin.